Ogah Kritisi Jokowi Lagi, Taufiqurrahman Takut Di-bully
Padahal sebelumnya Taufiqurrahman acap melancarkan kritik terhadap Jokowi. Tak hanya vokal terhadap Jokowi, Taufiq juga dikenal sebagai penggalang interpelasi untuk Jokowi seputar Kartu Jakarta Sehat beberapa waktu lalu.
Tapi kini Taufiq berubah menjadi "kalem". Menyangkut Jokowi, ia sekarang irit dan hati-hati bicara. Saat dikonfirmasi detikcom, Senin (21/10), soal pernyataan Nurhayati terhadap Jokowi, ia enggan menjawab.
"Enggak mau komen ah, nanti gue di-bully. Enggak deh, hehehe," kata Taufik dalam pesan singkatnya.
Hal serupa juga terjadi pada rekan separtai Taufiq di DPRD, Ahmad Husein Alaydrus. Ia tidak mau bicara banyak. Pria yang akrab disapa habib ini hanya meminta agar media massa bisa obyektif menilai keberhasilan kepemimpinan era Fauzi Bowo dengan Jokowi sekarang dalam masalah prioritas seperti kemacetan dan banjir. "Ya itu saja," ucapnya kepada detikcom, Senin (21/10).
Nurhayati sendiri mengaku tidak mempersoalkan dirinya dikecam oleh publik karena kritikan tersebut. "Enggak masalah. Negara kita ini demokrasi. Kenapa saya disalahkan. Itu publik yang kecam, yang mana? Biasa aja, namanya komentar di media," ujar Nurhayati ketika dimintai tanggapan oleh detikcom, Selasa (22/10).
Adapun Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan persoalan pernyataan Nurhayati tidak perlu dibesar-besarkan. "Setiap pejabat itu harus siap menerima kritikan supaya ada perubahan," kata Marzuki kepada detikcom, Selasa (22/10).
No comments:
Post a Comment